[Review] Fury: Ingatkan Lone Survivor, The Hurt Locker, & Life is Beautiful

Fury

Salah satu film yang ditunggu-tunggu tahun ini adalah FURY. Film garapan David Ayer mendaulat Brad Pitt sebagai aktor utama, Don ‘Wardaddy’ Collier.

Namun Pitt tidak sendiri. Ia juga ditemani oleh Logan Lerman (Norman Ellison), Shia LaBeouf, (Boyd Swan), Jon Bernthal (Grady Travis), dan Michael Pena (Trini Garcia). Tentunya masih banyak pemain pendukung lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Tapi, salah satu aktor pendukung adalah Scott Eastwood, anak Clint Eastwood yang ganteng dan berbadan tegap. Ia sempat disorot beberapa detik, saat adegan ditangkapnya prajurit SS Nazi.

Fury merupakan film yang menceritakan Perang Dunia II, ketika tentara Amerika menyambangi Jerman. Mereka menghadapi pertempuran sangat sengit dan kejam. Menurut Wardaddy, dalam perang tak ada benar dan salah. Yang ada adalah kita habisi mereka atau mereka menghabisi kita, tak peduli anak-anak dan perempuan.
(more…)

[Review] Burung-Burung Manyar: Mencintai Indonesia Dengan Cara Berbeda

Burung-Burung Mayar (dok. anthropologia8.blogspot.com)

Burung-Burung Mayar (dok. anthropologia8.blogspot.com)

Entah kenapa, saya susah melupakan novel ini. Novel yang membuat saya melayang dan terjebak suasana romantis, tapi juga gemas. Saat blog walking, saya membaca sebuah blog yang banyak mengulas tentang tulisan Y.B. Mangunwijaya atau akrab disapa Romo Mangun, termasuk novel Burung-Burung Manyar ini.

Adakah yang mencintai Indonesia lebih dari Teto? Ini pertanyaan retoris, bukan karena kita semua pasti tahu jawabannya, tapi karena terlalu sulit untuk dijawab. Apa itu cinta dan apa itu Indonesia?

Teto merupakan tokoh utama dalam novel Romo. Ia adalah lelaki blasteran Jawa – Belanda. Ayahnya orang Jawa yang jadi tentara Belanda, Koninklijk Nederlands Indisch Leger (KNIL), asli lulusan Breda. Ibunya orang Belanda totok, walaupun Teto tidak yakin. Karena Mami “sangat cantik” dan “tak punya sistem pendidikan yang berdisiplin” (hal. 5).
(more…)