[Jajan] Nasi Goreng Mafia: Aroma Kuat dan Rasa Menyengat

Buat penggemar makanan pedas, Anda harus menyempatkan waktu pergi ke restoran Nasi Goreng Mafia (NGM). Seperti namanya, NGM memiliki beragam manu nasi goreng plus nasi gila dan nasi telur kecap.

Bedanya apa dengan nasi goreng yang dijual abang PKL/warung/restoran lain? Level kepedasan! Sesuai permintaan pembeli, nasi goreng bisa dibuat dengan rasa SUPER DUPER PEDAS! Menurut saya, NGM ini bagian konspirasi para mafia. Gimana nggak konspirasi, kan di mana-mana mafia nggak memperlihatkan diri. Lah ini? Atau nama mafia diambil karena manajemen NGM sudah melihat perilaku mafia yang kejam dengan ancaman pedas? Hahaha.

Meski kehadiran NGM sejak 2013 (kalau nggak salah ya…), saya baru menikmatinya akhir 2015. Saat itu, saya dan suami sedang berada di Terminal Rawamangun. Kami akan berangkat ke Lasem, Jawa Tengah, dijadwalkan pukul 16.00 meski kenyataannya bus berangkat pukul 20.00. Soal jalan-jalan ke Lasem, klik di sini.

Sebelum berangkat, kami memutuskan makan sekitar terminal. Setelah jalan ke sana ke mari, kami menemukan sebuah restoran sederhana dengan nama tak asing dan aromanya khas. Nasi Goreng Mafia di Jalan Paus 90D, Rawamangun. Karena penasaran, kami masuk lah ke NGM dan memesan menu andalan mereka.

Tempat
Tempatnya tak terlalu luas. Karena bangunannya kecil memanjang. Kursinya diseting untuk dua-empat orang pengunjung. Kalau nggak ramai, tempat ini nggak terasa sempit sih.

Menu
Kami memesan Nasi Goreng Brandal dengan level Menyesakan (2), Nasi Gila dengan level Menggoda (1), dua teh botol, dan satu aqua. Sebenarnya, saya ingin memesan level Merisaukan (3), tapi takut kalau diperjalanan kebelet poopteee. Waktu menunggu pesanan, kami dengar juru masak NGM sibuk menggoreng. Soalnya terdengar suara osreng osreng, tak tek tok, pating klontang. Tapi itu tidak mengganggu, yang mengganggu kami adalah aroma yang dihembuskan nasi goreng itu, loh. Aromanya sunggut menyengat, terutama aroma cabainya, sangat kuat. Sampai saya bersin-bersin.

Rasa
Untuk nasi goreng brandal, aroma rempah-rampahnya begitu kuat, tapi sedikit tereduksi karena ada daun kemangi. Pedasnya sih lumayan. Buat saya, level 2 tak terasa pedas. Mungkin saya kuat level 3 atau malah level 4. Kalau nasi gila nggak seperti ekspektasi saya. Karena nasi putih, orek telur (telur, bakso, ayam, hati, sawi), dan oseng-oseng kikil. Pedasnya slemet-slemet alias cuma geli di tenggorokan saja. Minusnya dari nasi gila adalah kikil super alot! Itu kikil atau ban karet radial?

Harga
Nasi goreng brandal Rp 21 ribu, nasi gila Rp 25 ribu, dan minumannya lupa. Pokoknya terjangkau lah.

Kembali lagi
Kemungkinan ya, tapi kapan? Saya nggak tahu, karena cabang NGM jauh dari rumah. Hehehe.


Comments

  1. Nanski Joewono
    June 11, 2016 - 12:04

    Mungkin ya, sis.

  2. Nanski Joewono
    June 11, 2016 - 12:05

    Coba aja, Nick. Menurut Gue, rasanya lumayan enak kok apalagi yg doyan pedas & rempah.

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>