Saatnya Santap Swike Kodok dan Soto Sapi

Swieke Kuah

Swieke Kuah.

Liburan Idul Fitri lalu, saya pulang kampung! Kalo nggak pulkam, saya dan suami seperti sepasang kara. Karena kebanyakan keluarga kami di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Dalam pulkam atau biasa disebut mudik, kami harus datang ke beberapa kota di Jateng dan Jogja. Seperti Semarang, Purwodadi, sampai Bantul. Di sana, kami nggak hanya berkunjung ke rumah saudara saja. Tapi kami harus mencicipi hidangan khas daerah setempat atau setidaknya, kami menyantap makanan yang terkenal di sana.

Kalau di Semarang, kami makan tahu gimbal. Sebenernya, kami pengen makan tahu pong, tapi warungnya tutup. Di Purwodadi, kami makan Swike Kodok! Ini yang ngangenin. Karena daging kodok empuk kompak dengan kuah berbumbu tauco. Semakin sedap jika ditambah perasan jeruk nipis dan sedikit sambal!
(more…)

[Review] Burung-Burung Manyar: Mencintai Indonesia Dengan Cara Berbeda

Burung-Burung Mayar (dok. anthropologia8.blogspot.com)

Burung-Burung Mayar (dok. anthropologia8.blogspot.com)

Entah kenapa, saya susah melupakan novel ini. Novel yang membuat saya melayang dan terjebak suasana romantis, tapi juga gemas. Saat blog walking, saya membaca sebuah blog yang banyak mengulas tentang tulisan Y.B. Mangunwijaya atau akrab disapa Romo Mangun, termasuk novel Burung-Burung Manyar ini.

Adakah yang mencintai Indonesia lebih dari Teto? Ini pertanyaan retoris, bukan karena kita semua pasti tahu jawabannya, tapi karena terlalu sulit untuk dijawab. Apa itu cinta dan apa itu Indonesia?

Teto merupakan tokoh utama dalam novel Romo. Ia adalah lelaki blasteran Jawa – Belanda. Ayahnya orang Jawa yang jadi tentara Belanda, Koninklijk Nederlands Indisch Leger (KNIL), asli lulusan Breda. Ibunya orang Belanda totok, walaupun Teto tidak yakin. Karena Mami “sangat cantik” dan “tak punya sistem pendidikan yang berdisiplin” (hal. 5).
(more…)

Leadership and Marketing Forum

nanski joewono

Indonesia Kreatif Forum. Foto: Dok. Tribunnews.

Last weekdays, I took apart the forum in Jakarta. Forum talked about leadership, creativity, and technology.

Day 1
They have discussed leadership. FYI, I never interested about it. Never ever. But, I just realizied that during this time I was not entirely wrong as employee.

Because my former manager or editor unremitting blame me, frequently. They used to pointing me because I’m like insurgent. But that was I mean, I just expressed my job, described what I’ve done, dan explained the right things. Yeah, perhaps, they were right but not entirely or leader ia always right?!!

The speaker said leader have to the communication way speaks to employees. Since everyone is unique dan have each way. I thought, leader is person that understand, nurturing, have point of views, support, and enrichment employees.
(more…)

[Jajan] Sate Rembiga Ama’ Sopi: Pedas Menggigit

image

Indonesia kaya sumber daya alam. Berbagai jenis sayuran, rempah-rempah, sampai buah tumbuh subur. Hewan tak berkaki hingga berkaki empat juga ada di sini. Sehingga, produk-produk di atas memengaruhi makanannya. Mulai dari kudapan, sup, sampai makanan utama (nasi dan lauk-pauk. Dengan kata lain, kuliner Indonesia sangat beraneka ragam. Benar begitu?

Nah, salah satu kuliner yang menggabungkan produk hewani dan rempah-rempah adalah sate rembiga. Sudah pernah mendengar atau mencicipi sate rembiga? Jika belum, Anda lihat dulu apa dan bagaimana wujud sate tersebut.

Ini adalah pertama kali, saya menyambangi Sate Rembiga Ama’ Sopi. Alasan ke sini, karena diajak teman-teman dan lokasinya mudah dijangkau dari kantor. Jadi, pulang kantor isi perut dulu, sebelum berjibaku di CommuterLine.
(more…)

[Resep] Classic Brownies by JTT

Classic Brownies

Classic Brownies

Finally, I made Classic Brownies last weekend. I succeed to make a delicious brownies, tanpa gagal! Thank God.

Resep Classic Brownies ini, saya dapatkan dari blog mbak Endang Just Try and Taste. Saya pilih membuat classic brownies, karena bahannya tersedia dan mudah cara mengeksekusinya. Ditambah lagi, brownies-nya tipe fudgy dan foto di blog mbak Endang sangat “mengundang”! Hehehe.

Padahal, awalnya, saya berencana membuat Banana Bread. Tapi, mendadak stok pisang di toko kelontong dan mini market kosong! Apa karena Eid al-Adha’s effect? Entahlah. Yang pasti, saya sukses membuat makanan legit-menggoda-membangkitkan gairah ini!
(more…)