[Review Rombongan] The Transporter Refueled, No Escape, Black Mass, Everest, Hotel Transylvania 2, & The Martian

As an amateur movie addict and film critic, I watch movies frequently. Nah, in 2015 September, I have seen six times at cinema. I see movie that I love, so no horror movie in my list.

Oks, saya sedikit menjelaskan tentang film yang saya tonton di atas. Mungkin tulisan akan bermuatan SPOILER. So watchout, spoiler’s alert.

www.screencrush.com

The Transporter Refueled

The Transporter Refueled
Genre: Action, crime, thriller
Actors: Ed Skrein, Ray Stevenson, Loan Chabanol, dll
Director: Camille Delamarre
Sinopsis: Seperti film Transporter sebelumnya, film ini menceritakan soal supir sewaan kelas Pertamax (kalau di sini supir Grab Bike kali ya…), Frank Martin (Ed). Suatu saat, ia harus melaksanakan tugas sebagai supir sewaan, yang menyewa dia adalah tiga perempuan berbahaya. Mereka berurusan dengan kepala gangster dan memaksa Frank untuk membantu. Jika Frank menolak, bapaknya (Ray) disandera dan diancam akan dibunuh. Mau tak mau, Frank pun harus turun tangan demi meloloskan sang ayah.

Plus: Tentu saja, ada drama antara klien Frank dan kepala gangster. Banyak adegan adu jotos, tabrak-tabrakan, dan tembak-tembakan selama
film. Seru? Ya, lumayan lah (daripada lu manyun).
Minus: Akting Ed kurang mumpuni sebagai supir yang jago berkelahi. Padahal akting Jason Statham (pemain sebelumnya) bisa dibilang pas-
pasan, ini malah dibawah pas-pasan. Namanya juga aktor baru. Malah akting Ray cakep. Lalu ada beberapa adegan yang nggak penting, misal ketiga klien tidak boleh memegang kendali mobil, mobil dibiarkan berjalan, sementara Frank berkelahi dengan angggota gangster di dekat mobil. Kan bisa ditabrak tuh anggota gangster. Mereka juga sering berkelahi, tetapi muka mereka masih cling! Bersih.
Grade: 1 dari 5
(more…)

[Review] Exodus: Gods and Kings

Exodus 4

Jangan lewatkan film terbaru Christian Bale di akhir 2014. Exodus: Gods and Kings.

Akting Bale tak perlu dipertanyakan lagi kualitasnya. Total. Menurut Bale, berperan sebagai Musa/Moses menguras fisik dan psikis, sangat berat dibandingkan ia harus menaikkan berat badan dalam American Hustle atau menurunkannya di The Machinist. Bahkan komentar Bale tentang Moses adalah lelaki barbar ada benarnya. Tentu saja hal ini mengundang protes dan kritik pedas dari kelompok agama tertentu.

Bagi orang yang selalu mengaitkan agama dan logika, film ini bisa jadi rujukan. Pasalnya, cerita Moses yang kita dengar dari guru agama – berdasarkan kitab suci – jika dipikir tak bisa diterima logika. Tapi Ridley Scott menggambarkan bagaimana Moses ‘tawar menawar’ nasib dengan Tuhan, perginya kaum Yahudi ke tanah terjanji, peristiwa terbelahnya lautan, sampai ditatahnya 10 perintah Tuhan.

Di sini, kita juga akan melihat anak Firaun/Pharaoh, Ramses (Joel Edgerton) – yang dikatakan guru agama sebagai pemimpin sangat kejam – tak berdaya! Nah kan… Coba bayangkan Ramses frustrasi gara-gara harus menerima kejadian demi kejadian aneh… Sementara itu, Moses tampil seperti orang kejam dan barbar.
(more…)