Kerja Tanpa Performance Appraisal. Mungkinkah?

Kira-kira, kerja di dunia akting ada performance appraisal atau nggak ya? Foto: E! news.

Tulisan kali ini (sedikit) berhubungan tentang Mardi Wu, CEO Nutrifood. Tidak sepenuhnya tentang ia dan perusahaannya. Tapi bisa dibilang ia banyak memberikan insight dalam tulisan ini.

Ketika mampir di kantor tempat saya bekerja, ia mengatakan bahwa Nutrifood telah meniadakan performance appraisal (penilaian kerja) terhadap karyawannya! Kok bisa? Tidak ada target atau sistem pengukuran kualitas dan kuantitas pekerjaan? Bagaimana menentukan bonus atau kenaikan gaji? Lalu ia menjelaskan panjang lebar. Tapi saya tak mau berhenti di situ, saya googling soal ‘companies ditching PA‘. Ketemulah artikel di Harvard Business Review atau hbr.org.

Menurut HBR, beberapa tahun lalu tak banyak perusahaan yang menghapus sistem PA atau performance curve atau forced ranking terhadap kaum proletar. Tiba-tiba perusahaan teknologi kondang asal Amerika, Juniper Networks dan Adobe Systems, meniadakan review tahunan untuk semua karyawannya pada 2011 dan 2012. Awal 2015, lebih dari 30 perusahaan –memiliki lebih dari 1,5 juta kaum proletar– mengikuti langkah Juniper. Misalnya, Microsoft, Dell, General Electric, Accenture, Gap, Intel, Sears, dan masih banyak lagi.

“Nutrifood cukup aneh. Kita banyak dijadikan orang untuk benchmarking, padahal tidak punya sistem performance appraisal. Apa iya bisa jalan tanpa PA?” ujar Mardi.
(more…)

Karyawan (Sibuk) Bisa Terapkan Pola Hidup Sehat, Kok!

Anda tak akan menyadari kesehatan itu penting sebelum jatuh sakit ~ Nansays.

Pada 2012 atau 2013, saya pernah menyambangi sebuah perusahaan yang memproduksi dan menjual produk penunjang kesehatan di Pulogadung. Saat itu saya masih bekerja di kantor lama. Ketika ngobrol dengan beberapa karyawan, saya jadi berpikir, “Wah kesehatan karyawan di sini diperhatikan. Enak nih.” Bagaimana tidak enak, kalau ada karyawan yang kegemukan difasilitasi olahraga (tersedia di kantor) dan boleh menikmati susu rendah lemak (produksi mereka juga sih).

Etapi, ada seorang teman yang bilang kalau kerja di sana ada plus-minus. Ya, namanya juga perusahaan, sama seperti manusia, pasti ada nilai lebih dan kurang. Nggak usah diperdebatkan soal itu, kalau diulas bakal panjang. Saya fokus pada kesehatan karyawan yang diterapkan oleh Nutrifood. Ya, kali ini saya membahas pola hidup sehat yang diterapkan Nutrifood untuk karyawannya. Anda tahu kan apa saja produk mereka?

Tropicana Slim, Nutrisari, HiLo, L-Men, dan teman-temannya merupakan jenama Nutrifood. Perusahaan eksis sejak 1979 dengan produk andalan gula jagung rendak kalori dan sekarang telah memiliki beberapa jenama. Kalau nggak salah ya, kalau salah, tolong tinggalkan komentar di kolom bawah, sis. Kebetulan beberapa hari lalu, CEO Nutrifood, Mardi Wu, mampir ke kantor tempat saya bekerja. Meski ia lebih banyak membahas soal employee engagement dan non-performance appraisal, ia mau membeberkan soal kesehatan karyawan. Kesehatan termasuk engagement juga kan, ya?
(more…)