[Jajan] Nasi Goreng Mafia: Aroma Kuat dan Rasa Menyengat

Buat penggemar makanan pedas, Anda harus menyempatkan waktu pergi ke restoran Nasi Goreng Mafia (NGM). Seperti namanya, NGM memiliki beragam manu nasi goreng plus nasi gila dan nasi telur kecap.

Bedanya apa dengan nasi goreng yang dijual abang PKL/warung/restoran lain? Level kepedasan! Sesuai permintaan pembeli, nasi goreng bisa dibuat dengan rasa SUPER DUPER PEDAS! Menurut saya, NGM ini bagian konspirasi para mafia. Gimana nggak konspirasi, kan di mana-mana mafia nggak memperlihatkan diri. Lah ini? Atau nama mafia diambil karena manajemen NGM sudah melihat perilaku mafia yang kejam dengan ancaman pedas? Hahaha.

Meski kehadiran NGM sejak 2013 (kalau nggak salah ya…), saya baru menikmatinya akhir 2015. Saat itu, saya dan suami sedang berada di Terminal Rawamangun. Kami akan berangkat ke Lasem, Jawa Tengah, dijadwalkan pukul 16.00 meski kenyataannya bus berangkat pukul 20.00. Soal jalan-jalan ke Lasem, klik di sini.
(more…)

Saat Terpikat Gluten Free Cookies

Sudah sejak lama saya ingin sekali mengurangi konsumsi gluten. Tapi apa daya, saya lemah iman. Kalau melihat fire floss, pizza, atau cheesecake, langsung hap-hap-hap. Eits, ini bukan kasus Saiful Jamil ya! No.

Gluten adalah campuran protein yang ditemukan pada gandum (termasuk tepung terigu (roti, cake, sereal, pasta, pizza) ya, sis) dan padi-padian seperti barley (jali), rye (gandum hitam), oats, triticale, dan spesies plus hibrida sejenisnya. Nggak masalah kan dengan semua itu? Nggak sih. Tapi, makanan berbahan baku gandum dkk. susah dicerna.

Menurut University of Leon, Spanyol (bodycology.com), bakteri baik yang hidup di usus dapat memecah protein gluten, tetapi tidak semua orang memiliki bakteri tersebut. Karena konsumsi antibiotik, ekosistem tubuh bagian dalam terluka, dan stress bisa menghancurkan semuanya, semua. Lebay. Nah, protein gluten ini resisten terhadap enzim pencernaan. Akibatnya, seseorang akan menderita penyakit pencernaan, kembung, mual, diare, poop bau menyengat (kalau dipikir, semua poop kan bau), dan sensitif terhadap gluten. Gluten juga dikaitkan pada perilaku meluap-luap anak autis. Di samping itu, sistem pencernaan anak autis dengan non-autis itu berbeda. Kalau Anda ada pengalaman dengan diet gluten untuk anak autis, tolong tulis di kolom komentar. Agar kita bisa saling tukar informasi ya, sis. By the way, tak masalah jika Anda masih mengonsumsi makanan bergluten sampai sekarang. Namun, tak semua orang bisa menikmati karena kondisi kesehatannya.
(more…)